Internet itu… Bikin Lupa Waktu!

Juli 20th, 2009  Tagged

online-writingglidYa.. akhirnya aku harus nulis pengalaman tentang online di internet. Sebenarnya itu hal yang aku sendiri tak mau begitu peduli. Namun, setelah blogdetik mengadakan lomba penulisan dengan tema “My First Online Experience”, aku jadi berubah pikiran. Berarti sesuatu yang menurutku kecil, di mata orang lain sangat berarti. Segala hal yang mungkin tak sempat aku pikirkan, ternyata bagi sebagian orang perlu untuk dipikirkan.

Itulah sebabnya aku mencoba untuk berbagi pengalaman. Ya, siapa tahu ada manfaatnya bagiku dan juga bagi orang lain. Siapa tahu gara-gara menuliskan ini, temen-temen jadi terinspirasi. Siapa tahu, dengan menuliskan kembali pengalaman ini, aku jadi ketiban rejeki dapat hadiah karena juara (cieeee… ngarep banget! Tapi nggak apa-apa jika memang aku yang akhirnya jadi salah satu pemenangnya. Pede mode “on”. Hehehe..)

Sebenarnya aku termasuk orang yang gagap teknologi. Sampe setua ini baru sebatas user saja dalam dunia internet. Dulu, waktu awal tahun 2000-an aku sudah punya e-mail. Tapi bukan aku sendiri yang buat. Tapi dibuatkan sama suamiku. Halah, waktu itu aku sendiri pengen bilang sama suami bahwa apa yang diupayakannya bakalan percuma karena aku sendiri tak paham sama sekali dunia internet. Tapi aku kasihan juga, jadinya aku pendam saja dalam hati. Memang, meski dulu pernah kerja dan teman-teman kantor heboh tentang internet, aku tak begitu peduli. Biasa saja. Benar kata orang, tak kenal maka tak sayang. Karena tak begitu mengenal internet dan tak mau terlibat di dalamnya, aku jadi tidak mau belajar dan tidak mengenal semua itu, ujungnya tak ’sayang’ dengan internet. :-) Continue reading »

Demi Palestina, Sultan Hidup Merana

Februari 1st, 2009

Oleh: Aidil Heryana, S.Sosi  dakwatuna.com]

“Anakku, ayah melihat orang-orang di sini sudah mulai memuji paras cantikmu. Maka mulai hari ini ayah ingin kamu sudah mengenakan hijab dengan sempurna, karena kamu sudah menjadi wanita dewasa sekarang.” Untaian kata penuh kasih sayang itu dituturkan dengan suara lembut oleh Sultan Abdul Hamid II kepada anaknya Aishah saat mereka tengah melintas di depan Masjid Hamidiye Yildiz yang terletak tidak jauh dari pintu masuk istananya.

Di depan masjid ini, terlalu banyak kisah yang memilukan hati menimpa diri dan keluarga Sultan. Percobaan pembunuhan dengan meletakkan bom di dalam kereta kuda Sultan. Pengeboman itu terjadi berselang beberapa saat usai shalat Jumat. Allah masih menghendaki Sultan Abdul Hamid tetap bertakhta memimpin umat. Upaya menghabisi nyawa orang nomor satu di dunia Islam itu kandas.

Di depan istana ini, Sultan sering melaksanakan shalat dan keluar menyapa rakyat yang selalu dekat di hatinya.

Di situ juga, Sultan sesekali menunggang kuda ditemani anaknya Aishah, sambil menitahkan arti penting menegakkan syariah bagi muslimah. Sejak saat itu anaknya mutahajibah (berhijab) sempurna, ini menandakan putrinya Aishah Osmanuglu telah memasuki usia aqil baligh. Continue reading »

Keajaiban Allah, Wanita AS Lahirkan Kembar Delapan

Januari 30th, 2009

Seorang wanita di Amerika Serikat melahirkan bayi kembar delapan, yang lahir prematur, di Los Angeles, California

Hidayatullah.com—Seorang wanita asal Amerika melahirkan kembar delapan melalui bedah Caesar, Bayi kembar 8mereka berbobot antara 820g dan 1,47kg dan semuanya dikatakan sehat walafiat, meski di antaranya harus mendapat bantuan alat bantu pernafasan.

Mereka menjerit-jerit dan menendang-nendang penuh tenaga, kata seorang dokter yang ikut menangani kelahiran mereka.

Ibu, yang jatidirinya tidak dipublikasikan, meminta, informasi soal kelahiran anak-anaknya tersebut dibatasi.

Jurubicara rumah sakit menggambarkan, persalinan, yang terjadi dalam selang waktu lima menit, “benar-benar mencengangkan”.

Tim medis telah menjadwalkan bedah Caesar untuk tujuh bayi, tapi tim dokter terkejut ketika bayi kedelapan keluar.

Menurut BBC, bayi-bayi itu akan berada dalam inkubator selama paling tidak enam minggu dan menurut rumah sakit, ibu bayi merencanakan untuk memberi air susu ibu kepada semua bayinya.

Identitas ibu bayi itu belum diungkapkan, namun dia meminta agar informasi yang diberikan tentang kelahiran bayi dan sejarah medisnya, dibatasi.

Bayi kembar delapan di Los Angeles itu merupakan kembar delapan kedua yang lahir dengan selamat di Amerika Serikat.

Kembar delapan pertama, dilahirkan di Houston tahun 1998, dan salah seorang bayi meninggal seminggu kemudian, namun tujuh lainnya baru-baru ini merayakan ulang tahun mereka yang ke sepuluh. [bbc/www.hidayatullah.com]

Ilustrasi Photo: www.wbir.com

Rabbi Israel: “Bunuhlah Anak-Anak dan Wanita Palestina”

Januari 29th, 2009

Para Rabbi khusus pasukan Israel di Jalur Gaza menfatwakan bolehnya ‘membantai’ anak-anak dan perempuan Palestina

Hidayatullah.com–Para Rabbi Yahudi yang menjadi “penasihat spiritual” paraberdoa tentara Israel dalam invasi Gaza ditengarai mengeluarkan fatwa yang membolehkan untuk membunuh kalangan anak-anak dan perempuan.

“Berbuat keji kepada orang-orang Goyim (istilah kafir untuk orang-orang non-Yahudi) diperbolehkan, bahkan diharuskan, termasuk kepada anak-anak dan perempuan,” demikian salah satu bunyi fatwa Brigadir Jenderal Avi Rontsiki.   Continue reading »

Imam Ibnu al-Qayyim al-Jauziyyah

Januari 28th, 2009

Tokoh ini dikenal sebagai imam, allamah, muhaqqiq, hafizh, ushuli, faqih, ahli nahwu, berotak cemerlang, dan banyak mengeluarkan karya. Nama lengkapnya Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abi Bakr bin Ayyub bin Sa’ad bin Huraiz az-Zar’i, namun lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim al-Jauziyyah.

Ibnul Qayyim dilahirkan di tengah keluarga berilmu dan terhormat pada tanggal 7 Shaffar 691 H. Kampung kelahirannya adalah Zara’ dari perkampungan Hauran, sebelah tenggara Damsyq (Damaskus), Suriah.

Berkat pendidikan intensif yang diberikan orangtuanya, Ibnul Qayyim pun tumbuh menjadi seorang yang dalam dan luas pengetahuan serta wawasannya. Terlebih ketika itu, bidang keilmuan sedang mengalami masa jaya dan para ulama pun masih hidup. Continue reading »